Bolehkah Janjikan Hadiah agar Anak Semangat Puasa Full?

Members of Muslim Scout Association hold decorations during a rally to welcome the holy fasting month of Ramadan, in Sidon, Lebanon March 22, 2023. REUTERS/Aziz Taher

Memasuki bulan Ramadan, sebagian besar orang tua Muslim mulai mengajak anak-anaknya untuk belajar berpuasa. Ini sesuai dengan anjuran para ulama agar mengajarkan anak-anak menjalankan ibadah puasa sebelum mereka memasuki usia baligh.

Dalam Al-Muhadzzab disebutkan bahwa ibadah berpuasa seharian penuh dapat mulai diterapkan pada anak usia tujuh tahun bila kuat dan diwajibkan pada anak yang sudah berusia sepuluh tahun meskipun belum baligh.

Artinya, “Adapun anak kecil maka tidak wajib baginya berpuasa karena ada hadis Nabi SAW, ‘Kewajiban diangkat dari tiga orang, yaitu anak kecil hingga ia balig, orang yang tidur hingga bangun, orang gila sampai ia sadar,’. Anak kecil berumur tujuh tahun diperintahkan untuk berpuasa apabila ia kuat dan anak yang sudah berumur sepuluh tahun dipukul jika meninggalkan puasa, diqiyaskan dengan salat,” (Lihat Abu Ishaq Ibrahim Asy-Syairazy, Al-Muhadzzab fî Fiqhis Syafi’i, [Beirut, Darul Kutub Ilmiyyah, juz I, halaman 325).

Lantas, bolehkah menjanjikan hadiah agar anak semangat puasa?

Aturan pemberian hadiah saat anak puasa

Menurut Ustazah Dr. Hibana dari Aisyiyah, reward boleh diberikan pada anak sebagai bentuk penguatan selama mereka belajar berpuasa. Hadiah ini baiknya diberikan sekecil apapun usaha anak.

“Berikan penguatan dengan berupa pujian, penghargaan, reward, maupun ‘punishment‘. Berikan penghargaan sekecil apapun usaha yang sudah dilakukan oleh anak,” katanya.

 

Hukuman untuk anak yang tak berpuasa

Lalu, bentuk hukuman seperti apa yang boleh diberikan kepada anak bila tak berpuasa? Selengkapnya di >>> sini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*