226 Casis SIPSS Polri Ikut Tes Pusat, 3 di Antaranya Disabilitas

Jakarta – Polri tengah menggelar seleksi masuk Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2024. Sebanyak 226 calon siswa (casis) lolos ke tingkat pusat, termasuk tiga penyandang disabilitas.
“Antusias masyarakat sangat tinggi untuk mengabdi pada negara melalui Polri. Tercatat 226 peserta yang mengikuti seleksi tingkat pusat,” jelas Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo, dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (19/2/2024).

Seleksi SIPSS Polri tingkat pusat digelar di Akademi kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah (Jateng) sejak Sabtu, 17 Februari 2024.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Pengendalian Personel (Karo Dalpers) SSDM Polri Brigjen Nurworo Danang menjelaskan animo pendaftar SIPSS tahun ini mencapai 1.251 pendaftar. Dia menuturkan 1.247 pendaftar regular dan empat pendaftar dari kelompok disabilitas.

Tiga peserta disabilitas yang lolos ke tahap seleksi pusat yakni disabilitas kaki, tangan, dan mata. Polri juga menyiapkan akomodasi dan sarana prasarana yang dibutuhkan peserta disabilitas demi kelancaran proses seleksi.

“Harapan kita, adik-adik ini bisa mengikuti rangkaian tes dengan baik dan lancar,” ucap Danang.

Danang menyebut seleksi Polri terus memaksimalkan implementasi prinsip Bersih Transparan Akuntabel dan Humanis (BETAH). Selain SIPSS, penyandang disabilitas dengan tingkat pendidikan terakhir SMA atau setara bisa mengikuti seleksi Bintara Polri yang akan dilaksanakan di waktu mendatang.

“Seleksi jalur Bintara akan mulai dilaksanakan pada akhir Maret 2024,” ungkapnya.

Danang menekankan, SSDM Polri terus melakukan sosialisasi rekrutmen Polri, termasuk bagi penyandang disabilitas. Masyarakat bisa mengakses informasi seputar penerimaan anggota baru Polri melalui situs resmi, media sosial Polri dan juga media massa.

Polri juga berharap personel Polri dari kelompok disabilitas yang lolos seleksi bisa memenuhi kebutuhan organisasi di bidang-bidang seperti tenaga kesehatan, administrasi keuangan dan tenaga laboratorium.

Menyambut kebijakan baru penerimaan anggota Polri ini, Ketua UMKM Disabilitas Kota Semarang Djoko Tri Saptono memberikan apresiasi. Ia mengaku terharu atas perhatian Polri terhadap para penyandang disabilitas.

“Meskipun mereka berkebutuhan khusus, mereka memiliki bakat dan kemampuan yang bisa membantu pekerjaan Polri seperti IT dan Analisa,” tutur Djoko.

Djoko juga berharap kuota penerimaan personel Polri untuk penyandang disabilitas bisa ditambah di rekrutmen tahun berikutnya. Diharapkan juga sosialisasi penerimaan anggota Polri untuk penyandang disabilitas bisa lebih luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*